Jangan Tanya untuk memulai
Jika untuk akhirnya pun kau ragu
Kita tidak selalu berada ditengah
Karena itu kenapa tidak terpikir
Disini kita memulai sesuatu yang baru
Dan itu hanya ada kau dan aku
Arsip untuk 'prakarsa'Kategori
BAGAIMANA KAU MENCOBA
April 4, 2008JANGAN PERNAH TAKUT KEMBALI
April 4, 2008Jangan kira hanya untuk sementara
Kau akan diam dalam sepi
Karena tawa dan gembira itu kita yg punya
Kita yag berhak menentukan
Jangan biarkan keadaan memaksa kita
Untuk selalu diam dan kembali dalam diam
Kita berhak bersuara
Untuk itu mari kita bersuara
Disana ada gaung yang terdengar
Bukan hanya kita…
JANGAN DIAM
April 4, 2008Jangan nikmati sesuatu hanya untuk menguji kesabaran
Jangan pernah susah
Lalu terlalu sulit mencari bahagia
Bahagia itu kita yang tentukan
Lalu buat apa diam
Kalau diam pun kau tak bahagia
MANA JANJI MU
April 4, 2008Seringkali ada tuntutan
Yang selalu kau ulang ulang
Untuk sebuah perjuangan
Ini bukan soal harga diri
Tapi lebih seberapa berani
Kau mengingkari…
JANGAN RAGU
April 4, 2008Jangan pernah
Ragu akan kejujuran
Dan kesetiaan ku
Jangankan diam
Aku mampu bertahan
Bukan hanya bertahan
Tapi kestian adalah harga mati
KITA SEKALI LAGI
April 4, 2008Kenapa tidak untuk kali ini
Kita mencoba lagi
Memulai sesuatu
Yang aku dan kau ingini
DUA PULUH
April 4, 2008Biarlah kita lewati
Satu persatu
Karena apapun itu
Aku akan
Selalu didekat mu
MANA PEMIKIRAN IDEAL MU
April 4, 2008Di saat semua dalam kedaan normal
Kau berusaha menjajakan ide-ide mu
Namun, disaat kesusahan datang seperti ini,
Dimana kau berada ….
Kenapa kau menghilang…
Untuk apa kau tiarap …..
Mana ide-ide mu …
MANA RASA BANGGA
April 4, 2008Di mana kau berada
Di saat kesulitan hidup semakin berat
Di saat orang menderita semakin sekarat
Di saat tekanan hidup semakin ketat
Di mana kau BERADA ….
Yang menyebut diri mu pejuang
Yang memateraikan diri sebagai Pahlawan
Dimana rasa itu lagi ….
NEGARA UNTUK KEMAKMURAN
November 7, 2007Terbentuknya sebuah Negara sudah barang tentu memiliki tujuan
kenapa Negara harus didirikan,
setidak-tidaknya untuk melindungi warga Negara
yang berada dalam wilayah kedaulatannya,
menjamin keamanan dan memberi kesempatan
untuk menikmati kehidupan yang layak;
Tujuan mulianya adalah mensejahterakan
atau memakmurkan Negara
dan warga Negara-nya,
adalah tugas mulia pula dari pengelola / penyelenggara Negara
untuk mengaplikasikan saat-saat mereka bertugas menjalani tugas mulia itu
Tanpa KORUPSI !!!.
KEKAYAAN NEGARA
November 7, 2007Pemahaman dari arti kekayaan Negara,
tidak terbatas,
yang membatasinya adalah wilayah kedaulatan hukum,
untuk itu diperlukan pengetahuan akan kekayaan yang dimiliki;
Adalah sesuatu yang aneh apabila ada bahagian dari kekayaan Negara yang tidak ketahui,
buat Negara yang disebutkan kaya,
tentu karena sudah dihitung apa yang dimiliki serta potensi-potensi
yang masih dapat dikembangkan,
untuk itu adalah tugas daripada penyelenggara Negara
untuk mendata kekayaan dari potensi yang dimiliki,
diperlukan kesungguhan dan keinginan yang tinggi untuk mendata
dan meng-INVETARISASI-kan,
semua potensi dan kekayaan SDA (Sumber Daya Alam);
Sehingga ada bukti kepemilikan
Bahwa kita ini bangsa yang kaya.
MENGGUGAH -=cermin retak=- HARAPAN
November 7, 2007<a
Kemarin kita tidak seperti ini,
Jangan biarkan lagi hari esok seperti ini,
demi hari ini,
Jangan lagi.
« Nasionalis Sejati
NEGARAWAN
November 5, 2007Sosok yang bukan hanya sekedar Pejuang, Pemikir apalagi Pengusaha yang orientasinya Profit;
Sosok yang bukan karena Petinggi di Bidang Pertahanan, suskes sebagai birokrat atau Koruptor yang mementingkan diri sendiri;
Sosok yang bukan hanya berhasil sebagai Menteri, Gubernur atau Politisi yang orientasinya Kekuasaan semata.
Negarawan,
Adalah dalam setiap diri kita yang mengutamakan kepentingan umum, dari kepentingan sendiri;
Yang mengutamakan kepentingan Rakyat dibanding kepentingan keluarga sendiri;
Yang mengutamakan Kedaulatan Rakyat dan Negara nya, dibanding Ego Kekuasaan Absolut dan menjadi Boneka NeoKolonialisme.
Semangat
Oktober 31, 2007Sudah menjadi bukti yang mempersatukan Pemuda adalah semangatnya, karena yang ada dimasa-masa itu adalah semangat muda yang tak pernah padam.
Semangat yang terus digelorakan diantara pemuda itu yang membakar jiwa untuk merebut kemerdekaan, karena kemerdekaan bukanlah hadiah yang ditunggu, tapi keinginan yang harus diwujudkan melalui perjuangan.
Untuk itu Pemuda punya semangat
Terpuruk
Oktober 31, 2007Semakin hari semakin banyak saja keadaan yang menghambat kita untuk maju, dalam keadaan tanpa bencana saja Korupsi masih hidup;
Apalagi kalau ada bencana, moga-moga semua sibuk membantu untuk meringankan masalah, kalau sebaliknya yah …… makin terpuruk.
G U G A H K E J U J U R A N
Oktober 27, 2007MENGGUGAH KEPUTUSAN
Oktober 27, 2007Setiap kita jangan sekali-kali mengambil keputusan yang keliru, karena akan berdampak pada kekecewaan, setiap keputusan harus lahir dari kesadaran dan proses pertimbangan yang didasarkan rationalitas, setiap kita harus tergugah untuk bersikap benar didalam mengambil keputusan.
MENGGUGAH HARAPAN
Oktober 27, 2007Dalam bentangan masa lalu dan masa depan ada sesuatu yang tidak boleh hilang, karena yang membawa diri ini dari masa silam adalah harapan, dan setiap babak dalam kehidupan ini memiliki permulaan yang baru, keputusasaan adalah cermin dari diri yang kita biarkan retak, karena putus asa adalah terowongan yang kita buat untuk kembali kemasa silam, belum ada kata terlambat, untuk memulai hari dengan segenggam harapan dari seberkas sinar yang menuntun ke masa depan, karena kehidupan bukan hanya hari ini dan kemarin, tetapi ada di masa depan.
MENGGUGAH KEBERANIAN
Oktober 27, 2007Selalu ketakutan itu muncul dibalik sifat malu dan pesimis, seakan ketakutan adalah bayang-bayang diri yang selalu ada baik siang maupun malam, lalu dimana tempatnya keberanian disembunyikan dan menampakkan diri pada pagi atau sore !, Selalu ketakutan akan mendominasi jika api keberanian yang ada pada diri makin dipadamkan, selalu keberanian akan semakin kecil ketika ketakutan semakin kita besar-besarkan.
MENGGUGAH KEJUJURAN NURANI
Oktober 27, 2007Adalah Bohong bila Kita tidak pernah ingat, sudah berapa kebohongan yang terlanjur dan selalu diikuti dengan satu dan sejuta kebohongan lainnya, seberapa ringankah bobot kebohongan sehingga kita mudah untuk melakukannya, atau seberapa beratkah kejujuran hingga kita enggan melakukannya, padahal kejujuran tidak membuat kita gelisah atau lari dari kenyataan, beda dengan kebohongan yang memerlukan tenaga dan pemikiran extra untuk menutupi dan meng-create sesuatu kebohongan baru; adalah suatu kebanggan yang nyata bila diri ini bisa kembali jujur pada diri sendiri.